lumajang

Niat Mancing di Ranu Bedali Lumajang, Pelajar Asal Ranuyoso Tewas Tenggelam

Korban ketika dievakuasi warga sekitar.
Lumajang - Suasana santai memancing di Ranu Bedali berubah menjadi kepanikan mendadak.

Seorang pelajar bernama Rendy Adi Pratama, warga Dusun Kebonan, Desa Ranuyoso, tewas tenggelam setelah tercebur ke area air dalam di Danau Ranu Bedali, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (19/10/2026).

Korban diduga kuat tidak bisa berenang saat mendadak terpeleset dan jatuh ke danau. 

Video amatir proses evakuasi korban oleh warga sekitar bahkan sempat mendadak terekam kamera hingga beredar luas dan viral di berbagai platform media sosial.

Perjuangan Warga dan Detik-Detik Evakuasi

Peristiwa naas tersebut bermula ketika Rendy tengah menghabiskan waktu luang memancing bersama rekan-rekannya di tepi danau.

Mendapati korban mendadak tenggelam dan tak kunjung muncul ke permukaan, warga yang berada di sekitar lokasi langsung sigap berenang menuju tengah danau menggunakan rakit bambu darurat.

Sugito, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, menuturkan betapa cepatnya insiden tersebut terjadi dan bagaimana warga berpacu dengan waktu menyelamatkan korban.

"Kejadiannya sebelum Zuhur. Tapi pas berhasil diangkat ke atas rakit, kondisi korban sudah lemas sekali, mungkin terlalu lama tenggelam di bawah air," kata Sugito menuturkan detik-detik evakuasi.

Meski warga sempat memberikan pertolongan darurat seadanya di atas rakit sembari membawanya ke tepi, nyawa pelajar tersebut sudah tidak tertolong sebelum sempat mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Penyelidikan Kepolisian

Terkait kronologi pasti dan dugaan penyebab jatuhnya korban ke danau, pihak kepolisian setempat menyatakan masih melakukan pengumpulan data serta penanganan awal di lapangan.

Saat dikonfirmasi mengenai insiden maut tersebut, Kapolsek Ranuyoso, AKP Sajito, memberikan penjelasan singkat terkait penanganan jajarannya.

"Anggota masih takziah ke rumah duka, jadi belum ada laporan lengkap. Saya juga masih mengikuti kegiatan zoom ini," jawab AKP Sajito singkat.

Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga di Dusun Kebonan untuk disemayamkan dan dimakamkan. ***