![]() |
| Perfome drama kolosal |
Lumajang - Ribuan warga memadati sepanjang jalur Lumajang Carnival 2026 yang membentang dari kawasan Kantor Bupati hingga Alun-Alun Lumajang, Sabtu (29/8/2026).
Dalam perhelatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, kontingen Kecamatan Yosowilangun dengan nomor urut 4 sukses mencuri perhatian penonton lewat sajian bertajuk "Sang Nararya Kirana".
Acara dibuka langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati didampingi Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma. Pergelaran ini digelar sebagai ruang untuk mengenalkan potensi seni budaya sekaligus mendorong promosi pariwisata daerah ke tingkat yang lebih luas.
Tampil Megah dengan Latar Sejarah
Tampil menonjol dengan busana bernuansa kuning keemasan serta properti megah berukuran besar, rombongan Yosowilangun membawakan konsep sejarah perjalanan awal peradaban dan penobatan putra mahkota di Bumi Lamajang yang mengacu pada Prasasti Mula Malurung. Pertunjukan dibuka dengan tarian kolosal, disusul tarian tunggal sosok Sang Nararya Kirana, serta tarian prajurit yang dinamis.
Antusiasme warga terpancar sepanjang rute parade saat peserta menyajikan koreografi yang memadukan musik tradisional dan kemasan pertunjukan modern.
Kutipan Penonton dan Pemkab Lumajang
Kemegahan kostum dan alur cerita yang dibawakan peserta Yosowilangun memicu riuh sorak dan tepuk tangan penonton di sepanjang rute.
"Benar-benar luar biasa. Kostum dan dekorasinya sangat megah. Tariannya juga bagus sekali. Penampilannya paling mengesankan hari ini," ujar Ratna, salah seorang penonton yang hadir di lokasi.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan pentingnya ajang ini sebagai sarana pelestarian identitas daerah.
"Melalui gelaran karnaval budaya ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong agar kekayaan budaya lokal terus dikenalkan kepada masyarakat luas sekaligus menjadi bagian dari promosi pariwisata daerah," bunyi pernyataan resmi Pemkab Lumajang.
Perpaduan unsur sejarah, kemegahan kostum, dan keterlibatan masyarakat menjadikan penampilan Yosowilangun salah satu pementasan paling berkesan dalam perayaan Lumajang Carnival 2026.***
Acara dibuka langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati didampingi Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma. Pergelaran ini digelar sebagai ruang untuk mengenalkan potensi seni budaya sekaligus mendorong promosi pariwisata daerah ke tingkat yang lebih luas.
Tampil Megah dengan Latar Sejarah
Tampil menonjol dengan busana bernuansa kuning keemasan serta properti megah berukuran besar, rombongan Yosowilangun membawakan konsep sejarah perjalanan awal peradaban dan penobatan putra mahkota di Bumi Lamajang yang mengacu pada Prasasti Mula Malurung. Pertunjukan dibuka dengan tarian kolosal, disusul tarian tunggal sosok Sang Nararya Kirana, serta tarian prajurit yang dinamis.
Antusiasme warga terpancar sepanjang rute parade saat peserta menyajikan koreografi yang memadukan musik tradisional dan kemasan pertunjukan modern.
Kutipan Penonton dan Pemkab Lumajang
Kemegahan kostum dan alur cerita yang dibawakan peserta Yosowilangun memicu riuh sorak dan tepuk tangan penonton di sepanjang rute.
"Benar-benar luar biasa. Kostum dan dekorasinya sangat megah. Tariannya juga bagus sekali. Penampilannya paling mengesankan hari ini," ujar Ratna, salah seorang penonton yang hadir di lokasi.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan pentingnya ajang ini sebagai sarana pelestarian identitas daerah.
"Melalui gelaran karnaval budaya ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong agar kekayaan budaya lokal terus dikenalkan kepada masyarakat luas sekaligus menjadi bagian dari promosi pariwisata daerah," bunyi pernyataan resmi Pemkab Lumajang.
Perpaduan unsur sejarah, kemegahan kostum, dan keterlibatan masyarakat menjadikan penampilan Yosowilangun salah satu pementasan paling berkesan dalam perayaan Lumajang Carnival 2026.***
.png)