![]() |
| Penyerahan dokumen pandangan Fraksi. |
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lumajang menggelar Rapat Paripurna II di Ruang Sidang Paripurna DPRD untuk mendengarkan pandangan umum seluruh fraksi terkait arah kebijakan fiskal daerah tersebut, Kamis (15/10/2026).
Sidang yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Lumajang, Eko Adis Prayoga, menjadi panggung penting bagi legislatif dalam mengawal agar postur APBD 2027 benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
"Rapat paripurna ini diselenggarakan untuk mendengarkan masukan, masukan krusial dari Bapemperda, Badan Anggaran, serta pandangan umum seluruh fraksi DPRD terhadap rancangan anggaran yang diajukan eksekutif," tegas Eko Adis Prayoga saat membuka jalannya persidangan.
Hadir langsung dalam forum tertinggi tersebut, Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati, Yudha Aji Kusuma, disaksikan oleh Ketua DPRD Hj. Oktafiyani, Wakil Ketua II Solikin, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lumajang.
Rangkaian sidang diawali dengan pembacaan pandangan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) yang disampaikan oleh Eka Tri Oktavia, disusul penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) oleh Ma’ruf Nidhomuddin.
Sidang yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Lumajang, Eko Adis Prayoga, menjadi panggung penting bagi legislatif dalam mengawal agar postur APBD 2027 benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
"Rapat paripurna ini diselenggarakan untuk mendengarkan masukan, masukan krusial dari Bapemperda, Badan Anggaran, serta pandangan umum seluruh fraksi DPRD terhadap rancangan anggaran yang diajukan eksekutif," tegas Eko Adis Prayoga saat membuka jalannya persidangan.
Hadir langsung dalam forum tertinggi tersebut, Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati, Yudha Aji Kusuma, disaksikan oleh Ketua DPRD Hj. Oktafiyani, Wakil Ketua II Solikin, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lumajang.
Rangkaian sidang diawali dengan pembacaan pandangan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) yang disampaikan oleh Eka Tri Oktavia, disusul penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) oleh Ma’ruf Nidhomuddin.
Kedua badan kelengkapan dewan tersebut menggarisbawahi pentingnya efisiensi alokasi anggaran serta kepatuhan terhadap regulasi pembentukan perundang-undangan daerah.
Suasana sidang makin dinamis saat penyampaian Pandangan Umum (PU) fraksi-fraksi dimulai.
Suasana sidang makin dinamis saat penyampaian Pandangan Umum (PU) fraksi-fraksi dimulai.
Fraksi Partai Golkar yang dibacakan oleh Sekretaris Fraksi, Mohammad Yusuf Efendi Igsan, menjadi pembuka penyampaian masukan legislatif.
"Alokasi belanja dalam R-APBD 2027 harus menyasar langsung prioritas pembangunan daerah dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Lumajang secara merata," ujar Mohammad Yusuf Efendi Igsan saat membacakan pandangan fraksinya.
Setelah sesi penyampaian lisan, seluruh perwakilan fraksi secara bergiliran menyerahkan dokumen resmi pandangan umum kepada pihak eksekutif yang diterima langsung oleh Bupati Indah Amperawati.
Menanggapi dokumen yang diserahkan, Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti seluruh saran dan catatan dari legislatif.
"Pemerintah Daerah mengapresiasi setiap catatan dan masukan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD. Kami segera menyusun jawaban eksekutif sebagai bahan pembahasan bersama di tahap berikutnya demi mewujudkan APBD 2027 yang akuntabel," kata Bupati Indah usai menerima dokumen sidang.
Selanjutnya, agenda pembahasan R-APBD 2027 akan dilanjutkan dengan rapat kerja komisi dan pembahasan bersama antara Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Lumajang. ***
"Alokasi belanja dalam R-APBD 2027 harus menyasar langsung prioritas pembangunan daerah dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Lumajang secara merata," ujar Mohammad Yusuf Efendi Igsan saat membacakan pandangan fraksinya.
Setelah sesi penyampaian lisan, seluruh perwakilan fraksi secara bergiliran menyerahkan dokumen resmi pandangan umum kepada pihak eksekutif yang diterima langsung oleh Bupati Indah Amperawati.
Menanggapi dokumen yang diserahkan, Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti seluruh saran dan catatan dari legislatif.
"Pemerintah Daerah mengapresiasi setiap catatan dan masukan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD. Kami segera menyusun jawaban eksekutif sebagai bahan pembahasan bersama di tahap berikutnya demi mewujudkan APBD 2027 yang akuntabel," kata Bupati Indah usai menerima dokumen sidang.
Selanjutnya, agenda pembahasan R-APBD 2027 akan dilanjutkan dengan rapat kerja komisi dan pembahasan bersama antara Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Lumajang. ***
