Header Ads

ad728
  • Kabar Terbaru

    Sempat Tertolak Sistem, 380 Visa Jemaah Haji Lumajang Akhirnya Rampung



    Lumajang – Kendala administratif sempat membayangi ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Lumajang. Sebanyak 380 visa jemaah dilaporkan sempat ditolak oleh sistem pemerintah Arab Saudi, meski kini masalah tersebut dipastikan hampir tuntas sepenuhnya.

    Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lumajang, Hasan, menjelaskan bahwa penolakan tersebut terjadi pada bulan lalu. Pihaknya bergerak cepat melakukan penanganan agar tidak menghambat keberangkatan jemaah.

    “Bulan kemarin itu ada sekitar 380 jemaah asal Lumajang yang visanya tertolak di Arab Saudi. Tapi sudah kami selesaikan, sudah kami urus,” ujar Hasan, Selasa (21/4/2026).

    Menurut Hasan, ketatnya sistem verifikasi di Arab Saudi menjadi faktor utama. Beberapa kendala teknis yang ditemukan antara lain: Foto biodata yang buram sehingga tidak terbaca mesin pemindai sistem dan Perbedaan penulisan nama antara KTP dan Kartu Keluarga (KK).

    Untuk mengatasi hal tersebut, Kemenag Lumajang melakukan perbaikan dokumen dengan melampirkan surat keterangan resmi dari pemerintah desa maupun kecamatan.

    “Hanya satu orang jemaah yang visanya masih terkendala, tapi insyaallah segera selesai. Untuk visa dan manifes secara umum sudah aman 100 persen,” tegasnya.

    Saat ini, jemaah tinggal menunggu distribusi Kartu Nusuk dari Embarkasi Surabaya. Kartu ini merupakan dokumen vital untuk mengakses layanan ibadah, termasuk izin masuk ke area Masjidil Haram.

    Hasan berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya di mana distribusi kartu sering terlambat karena otoritas penuh berada di tangan pemerintah Arab Saudi.

    “Dampaknya fatal, jemaah tidak bisa masuk ke Masjidil Haram bahkan untuk salat lima waktu jika tidak memegang kartu tersebut,” ungkapnya.

    Tahun ini, sebanyak 1.256 jemaah asal Lumajang dipastikan berangkat ke Tanah Suci. Meski situasi geopolitik di Timur Tengah sedang memanas, Hasan meminta jemaah tetap tenang karena adanya jaminan keamanan.

    “Melalui Duta Besar Arab Saudi di Indonesia, pemerintah setempat menjamin keselamatan seluruh jemaah haji Indonesia,” kata Hasan.

    Detail Pemberangkatan Jemaah Lumajang, Total Jemaah: 1.256 orang. Pembagian Kloter: Terbagi dalam 4 kelompok terbang (Kloter 98, 99, 100, dan 101).

    Kloter Gabungan: Kloter 98 terdiri dari 236 jemaah Lumajang yang bergabung dengan jemaah asal Jember.

    Dari sisi kesehatan, seluruh jemaah telah dinyatakan layak terbang (fit to fly). Pendampingan khusus juga telah disiapkan bagi jemaah lansia atau yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

    Terkait teknis jalur penerbangan untuk menghindari wilayah konflik, Hasan mengaku masih menunggu instruksi pusat. Namun, ia mencatat adanya keluhan dari pihak maskapai mengenai kenaikan harga avtur yang berpotensi memengaruhi operasional penerbangan musim haji tahun ini. ***

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728