Header Ads

ad728
  • Kabar Terbaru

    Pastikan Personel Bebas Narkoba, Satreskrim Polres Probolinggo Gelar Tes Urine dan Cek Senpi Mendadak


    Probolinggo – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo kembali memperketat pengawasan internal guna menjaga profesionalitas dan integritas personel. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan rutin tes urine serta pengecekan senjata api (senpi) dinas yang digelar pada Kamis (30/4/2026).

    Bertempat di lingkungan Mapolres Probolinggo, agenda pemeriksaan ini melibatkan fungsi pengawasan internal yang bekerja sama dengan tim Dokkes Polres Probolinggo. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh personel Satreskrim sebagai langkah preventif untuk memastikan anggota tetap disiplin dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.

    Kapolres Probolinggo, AKBP Wahyudin Latif, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting dalam menjaga marwah institusi Polri. Di tengah tuntutan publik terhadap pelayanan yang profesional, kepolisian harus memastikan bahwa aparat penegak hukumnya memiliki rekam jejak yang bersih.

    “Kami ingin memastikan seluruh personel bebas dari penyalahgunaan narkoba serta menggunakan senjata api sesuai prosedur yang berlaku. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga disiplin dan integritas anggota,” ujar AKBP Wahyudin Latif.

    Dalam pelaksanaannya, tes urine dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil yang akurat mengenai keterlibatan personel dalam penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium di tempat, seluruh anggota yang mengikuti tes dinyatakan negatif narkoba.

    Selain tes urine, jajaran pengawas internal turut menyisir kondisi senjata api dinas yang dipegang oleh masing-masing personel. Pemeriksaan ini mencakup kelengkapan administrasi seperti surat izin pemegang senpi, kondisi fisik senjata, kelayakan penggunaan, hingga standar keamanan dalam penyimpanan.

    Menurut AKBP Wahyudin Latif, pengecekan berkala terhadap senjata api sangat krusial untuk meminimalisasi potensi penyalahgunaan maupun kelalaian yang dapat membahayakan, baik bagi anggota itu sendiri maupun masyarakat luas.

    “Pengecekan senpi secara rutin menjadi bagian dari pengawasan internal agar seluruh personel memahami tanggung jawab dalam penggunaan senjata api dinas. Senpi harus digunakan secara profesional, terukur, dan sesuai aturan,” tegasnya.

    Hasil akhir dari pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukannya pelanggaran signifikan terkait kepemilikan maupun penggunaan senjata api dinas di lingkup Satreskrim. Kendati demikian, pimpinan tetap memberikan instruksi tegas agar setiap personel senantiasa menjaga kedisiplinan dan melakukan perawatan senjata secara berkala.

    Melalui langkah konkret ini, Polres Probolinggo berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian terus meningkat. Inisiatif pengawasan ini menjadi bagian integral dari upaya mewujudkan Polri yang bersih, profesional, humanis, dan berintegritas tinggi.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728