Header Ads

ad728
  • Kabar Terbaru

    KAI Daop 9 Jember Siagakan Ratusan Petugas Ekstra di Perlintasan Rawan Jalur Mudik

    Petugas jaga perlintasan Kereta API

    Lumajang – Menjelang lonjakan arus mudik Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember melakukan langkah preventif besar-besaran. Fokus utama diarahkan pada penguatan pengamanan jalur kereta api, terutama di puluhan titik perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.

    Langkah ini diambil dengan menerjunkan personel tambahan untuk menjaga perlintasan yang selama ini belum memiliki penjagaan permanen. Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa penebalan pengamanan ini adalah bagian inti dari kesiapan masa Angkutan Lebaran.

    “Penambahan petugas di perlintasan tidak terjaga serta penguatan pengawasan melalui penilik jalan ekstra merupakan langkah preventif kami. Tujuannya satu: memastikan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tegas Cahyo.

    Sebaran Personel di Lima Kabupaten KAI Daop 9 mencatat ada 55 titik perlintasan sebidang yang menjadi atensi khusus. Untuk mengawal titik-titik tersebut, sebanyak 107 Petugas Jaga Lintasan (PJL) Ekstra dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan.

    Berikut adalah peta persebaran petugas tambahan di wilayah operasional Daop 9:

    Jember: 28 titik (56 petugas), Banyuwangi: 12 titik (22 petugas), Probolinggo: 7 titik (14 petugas), Lumajang: 5 titik (9 petugas), Pasuruan: 3 titik (6 petugas)

    Khusus di wilayah Kabupaten Lumajang, pengamanan diperketat pada jalur-jalur krusial seperti rute Malasan – Randuagung, Ranuyoso – Klakah, Klakah – Randuagung, hingga Randuagung – Jatiroto.

    Pantau Prasarana Secara Intensif Selain fokus pada perlintasan, aspek teknis jalur juga tidak luput dari pengawasan. KAI menambah 19 personel penilik jalan ekstra yang bertugas menyisir 19 petak jalur mulai dari Pasuruan hingga Ketapang, Banyuwangi. Para petugas ini akan memantau kondisi rel dan prasarana secara lebih intensif mengingat frekuensi perjalanan kereta yang meningkat tajam selama musim mudik.

    Di akhir keterangannya, Cahyo mengingatkan bahwa peran serta masyarakat sangat krusial dalam menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.

    “Kami mengimbau masyarakat agar tetap disiplin. Patuhi rambu lalu lintas dan selalu dahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728