Patroli Motor, Forkopimda Lumajang Evaluasi Proyek CCTV dan PJU di Sukodono
![]() |
| Peninjauan pemasangan CCTV |
Patroli roda dua ini diikuti oleh Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, dan Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Anton Subhandi. Rombongan menyisir jalanan desa dan berhenti di beberapa balai desa untuk memastikan proyek pengamanan lingkungan berjalan sesuai target.
Berdasarkan pantauan di lapangan, proyek strategis ini belum sepenuhnya tuntas. Beberapa desa terpantau belum memasang CCTV maupun lampu PJU, terutama di titik-titik rawan kriminalitas.
"Secara umum, pemasangan CCTV dan PJU di Kecamatan Sukodono sudah mencapai sekitar 80 persen, sisanya masih dalam proses penyelesaian," ujar Indah Amperawati di sela peninjauan.
Bupati Lumajang menjelaskan bahwa keterlambatan pengerjaan dipicu oleh faktor teknis di lapangan. Karena proyek ini berjalan serentak di seluruh wilayah, terjadi penumpukan antrean tenaga teknisi serta kelangkaan material penunjang.
"Pemasangan dilakukan serentak sehingga teknisinya harus antre karena SDM tidak mencukupi. Selain itu, pasokan material sempat kurang, terutama tiang PJU yang akhirnya harus didatangkan dari kabupaten sebelah," jelas Bupati yang akrab disapa Bunda Indah tersebut.
Meski menghadapi kendala logistik, Pemkab Lumajang memberikan apresiasi atas respons cepat pihak desa. Bupati menegaskan batas waktu pengerjaan hingga pertengahan bulan depan.
"Saya kasih waktu sampai pertengahan Juni semuanya harus tuntas," tegasnya.
Merespons langkah konkret Pemkab Lumajang, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan infrastruktur keamanan ini. Menurutnya, integrasi teknologi dan penerangan jalan sangat vital untuk menekan angka kriminalitas.
"CCTV yang terpasang secara masif di seluruh desa dan dusun ini akan sangat membantu kepolisian dalam mengungkap pelaku kejahatan apabila aksi mereka terekam kamera pengawas," kata Alex.
Ia juga mengimbau masyarakat, perangkat desa, serta satuan Linmas untuk memperketat pengamanan swakarsa dengan asistensi dari TNI dan Polri. "Semua masyarakat harus bersatu dan menyatakan perang terhadap gangguan kamtibmas, terutama pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan kekerasan (curas)," pungkasnya.
Sebagai informasi, mega proyek pemasangan CCTV dan PJU ini menyasar 825 dusun di seluruh Kabupaten Lumajang. Pemerintah daerah mengucurkan anggaran sebesar Rp50 juta per dusun guna memaksimalkan sistem pengawasan lingkungan. ***
