Dini Hari Mencekam di Leces: KA Blambangan Ekspres Hantam Truk Gandeng, Masinis Terjepit Kabin
| Kondisi mencekam di sekitar lokasi kejadian |
Insiden yang terjadi sekitar pukul 00.40 WIB ini mengakibatkan benturan hebat yang meluluhlantakkan bagian depan lokomotif dan membuat bak gandengan truk bernopol P 8793 UG terbalik di sisi rel. Dampak paling fatal dialami oleh kru sarana perkeretaapian; masinis dan asisten masinis dilaporkan mengalami luka berat akibat hantaman tersebut.
Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen, mengungkapkan bahwa proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran masinis sempat terjepit di dalam kabin lokomotif yang ringsek. Beruntung, warga bersama petugas sigap melakukan penyelamatan sebelum keduanya dilarikan ke RSUD dr. Mochammad Saleh.
“Diduga palang pintu perlintasan tidak tertutup saat kereta melintas, sehingga pengemudi truk tidak menyadari adanya kereta yang datang dari arah berlawanan. Akibatnya, bagian belakang truk tersambar lokomotif,” terang AKP Safiq saat menjelaskan kronologi sementara di lokasi kejadian.
Kecelakaan ini memicu gangguan operasional yang signifikan di wilayah Daop 9 Jember. Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengonfirmasi bahwa lokomotif CC 201 83 53 mengalami kerusakan parah dan harus ditarik mundur ke Stasiun Probolinggo menggunakan lokomotif penolong.
Meski sarana mengalami kerusakan berat, Cahyo memastikan tidak ada korban jiwa dari sisi penumpang. KAI langsung mengambil langkah cepat dengan mengalihkan seluruh penumpang KA Blambangan Ekspres ke KA Wijaya Kusuma agar perjalanan menuju Ketapang tetap berlanjut.
“Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama kami. Seluruh penumpang dalam kondisi aman dan telah dialihkan perjalanannya. Sebagai bentuk tanggung jawab atas keterlambatan yang terjadi, kami juga telah menyiapkan service recovery bagi pelanggan terdampak,” tegas Cahyo.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab tidak berfungsinya palang pintu di perlintasan resmi tersebut. Sementara itu, tim teknis KAI terus berupaya melakukan normalisasi jalur guna memastikan jadwal perjalanan kereta api lainnya kembali stabil.